Assalamu'alaikum kawan2 :D Rinduku padamu.. padamu pembaca bloggkuu <3 eheheh nyontek lagunya Ghea Idol dikit boleh lah yak hmmm.. boleh? boleh dong, kan udah ngaku ;p ihihih..
Alhamdulillah, temen2.. aku sudah melewati semester 1 di jurusan yang akunya sama sekali gak minat :v alhamdulillah.. orang arithmophobia ini bisa lulus aja dengan kuliahnya yang super duper susah dimengerti seperti orangnya inih.
Manajemen,
aku kira dulunya itu jurusan yang cuma mempelajari seni mengatur karyawan. gitu aja? iyah gitu?
IYAAA Banget Lah !!!
Apa yang aku kira itu berbanding 180 derajat say dari realitanya. Ini super diluar kemampuanku, hitung2an? matematika? nginget rumus? Udah Jadi Makanan Hari2 dah asli -_- aslinya mah aku sih anti semuanya dengan itu semua. Aku sih memang paling cemen di MTK, karena aku tahu aku kurang bisa disitu, Ehhhh welahdalah ku pelihara ke tidak bisaan aku itu O2N nya:)
Aku mah kalo sudah gak bisa, gak suka, gak bisa memperbaiki mah ku telantarkan gitu ajah, udah gitu ajah, yang ku ciptain di dalam diri aku mah gini (udah put, udah sekali BEGO MTK yaudah BEGO Aja Sekalian. Percuma, Memang Gak ada bakat disana udah biarin ajah bego ya bego aja dah sekalian. Tapi kuatin aja di hapal2an dan teori)Gitu. Mesti dah, dari zaman SD-SMP-SMA aku gak pernah yang namanya less private selain MTK :') kek perlu sesuatu yang lebih ditekankan disana tuh. Kalo sama MTK itu kek gimana gitu loh. Suka gaksuka ajah liat tulisannya, Judul nya doang padahal, sudah alergi. Nahhh!!! Jadi ya ortu aku juga tau, kalo misalkan habis bagi rapot ajah, kalo ada nilai yang tidak mencapai, mesti dah di baris 2 keterangan (kurang) dan itu lah dia yang namanya Nilai MTKnya seorang Putri Selayar :'Vwkwkwk.. melass..
Dulu walaupun sering ranking 1 di SMA, dan ranking paralel, guru-guruku mesti bingung becoz, seorang Bintang Kelas dan Bintang Jurusan IPS mesti, kudu, wajib, harus, no sunah2 lagi, ikut yang namanya ujian perbaikan MATEMATIKA :'D nahlooo.. ko bisa ya juara 1? ko bisa ya nilai rata2nya selalu diatas 85 tapi remed MTK?padahal yang lain sih baik2 ajah, sehat2 ajah, baek2 ajah. gak tauk lah.. mboh pokoke aku mah niatnya belajar, rajin2, mau balas budi sama ayah dan ibu karena sudah nyekolahin aku, tapi kalo mau belajar MTK itu entah kenapa ya, addddaaaa ajah godaannya :') yang ngantuk lah, bosan lah, ilang konsen lah, menggambar lah, nulis cerita lah dikertas itung2annya, kalo paham pun beberapa jam kedepan setelah belajar Ilang, gak tau kabur kemana, kek gak betah aja gitu nginep di otak aku :') .
Sampe2 nih ya, sering kejadian, setiap ulangan MTK essay apalagi, aku jawab nya pake teori, jadi.. MTK itu aku teoriin njirr :'V ngakak gelaa.. yap, kenapa ko se O2N itu? karena biar jawaban di kertas itu penuh :) udah gitu aja simple :'V aku sih agak merasa berdosa aja gitu sama orang2 yang selama ini pernah ngajarin aku MTK :'V kudu pusing punya murid kek aku ginih. Maaf ya pak, Maaf ya buk. Ini lah saya, saya yang memang apa adanya, tidak munafik memang bego di bidang ibu dan bapak ajarkan :')
Guys, galaunya aku dengan MTK ini bukan karena aku yang memang lemah di sana, tapi yang bikin aku galau adalah, ENTAH KENAPA SETIAP GURU MATEMATIKA SELALU BERHASIL AKU JADIIN GURU YANG SERASA SAHABAT KARIB.
Paham? ya maksudnya, tiap guru MTK aku dari zaman SD-SMP-SMA itu semua nih, wajib semua ga boong, pasti deh deket sama akuh:) why? karena aku suka memperhatikan mereka, aku menghargai mereka disaat mereka menjelaskan padahal jujur akupun gak paham, mantul gituloh sama pelajarannya, dan entah kenapa mereka semua suka juga sama aku, dan selalu kesannya aku jadi anak emas, :) sampe2 beberapa dekade, kawan2 sekelasku banyak yang envy sama aku, apalagi mereka yang benar2 pintar MTK :) dude, I don't even know thooo why him/her likeeeeeee me too much :) lu gak pernah merasakan apa yang pernah gue rasain, lebih berat woi rasanya disayang sama guru yang nganggep kita pintar, tapi nyatanya kita hasilnya 0 besarrrr...
(sorry aku agak emosi nih ngetiknya, keingetan gregetnya zaman2 gua diasingkan di kelas MTK saat itu :')
My Words
Sabtu, 12 Januari 2019
Minggu, 04 November 2018
Aku Yang Baru Atau Mimpiku Yang Terlalu Lama
Assalamu'alaikum...
Hay para pembaca, whehehe.. lama sekali tidak kembali ke kampung halamanku ini. Rindu sekali rasanya aku ingin berbacot ria disini, dan kembali bermanfaat untuk para pembacaku yang pasti kini sudah melupakan kampung halamanku ini. Ya, bagaimana tidak? aku saja kini sudah menyandang status Mahasiswa, bukan lagi anak SMA yang labil tanpa arah. Hahahah.. Jika ku berikan rangkuman mengenai kisah itu, pasti tidaklah sanggup aku menyampaikannya dengan kalimat sederhana yang mudah dipahami.
Sejauh aku merantau selama ini, yang kurasakan adalah kedinginan dikamar tuan putri kerajaan. Ya, aku semakin tidak karuan, media yang sebagaimana mestinya sesuai dengan manfaatnya justru aku gunakan untuk bercerita. Semuanya menghargai, dan menikmati. Tidak ada masalah yang kutemui, hanya saja entah kenapa hati menarik diri ini untuk kembali kepada kampung halaman ku yang lusuh tidak ku rawat kini. Namun, aku kembali, aku ingin menaruh kembali kenangan baru yang akan aku dapatkan tersusun rapih disini, jauh dari kata para mata-mata dan tukang gosip itu. Jiwaku kebal, tidak lah mudah membuatku ciut hati. Semakin kesini semakin aku merasa jiwa preman itu kembali. Namun, aku semakin tua, aku semakin dewasa, aku tidak bisa menjadikan diriku seperti yang dahulu. Orang-orang baru ini semuanya baik kepadaku, tidak menutup yang kumaksudkan iyalah juga kepada para pecintaku, yang mungkin masih menunggu kabar keredupanku secepat mungkin. Aku tidak akan pernah ingin membenci kepada siapapun, namun aku tidak pernah muncul lagi di hadapan para pecintaku. Aku tidak pernah menjadi cermin, namun aku selalu menjadi air yang dapat membiaskan kejahatan yang ku terima.
Ibuku meminta, agar anak perempuan sulungnya ini tidak pernah membalas kejahatan, namun membiaskan/membelokan kejahatan menjadi kebaikan. Karena bahwasannya, Tuhan itu baik, tidaklah pantas kita yang hanya umatNya ini melampaui batas yang diberikanNya.
Oleh sebab itu, dunia akan tetap berputar. Walaupun banyak kebencian yang melebar di atas muka bumi ini, namun jika dapat diimbangi dengan kebaikan, dan cinta kasih maka akan setidaknya dapat mengurangi energi kebencian.
Orang baik bukan berarti dia yang suci,orang baik juga bukan berarti mereka yang terlihat pendiam dan tidak banyak berbicara ataupun tidak pernah berbuat dosa. Namun, orang baik adalah orang yang selalu senantiasa memperbaiki dirinya menjadi lebih baik saat dia tahu bahwa yang dilakukannya itu merupakan suatu kesalahan.
Itupun menurut kami, jika ada asumsi baru mengenai kebaikan maka aku tidak akan menyalahkannya, karena kebenaran dapat terpancar dari berbagai sumber, tidak hanya satu sumber saja. Oleh sebab itu, janganlah menjadi egois dan sombong. Dan, janganlah menjadi orang yang pendek akal, yaitu orang yang mudah memutuskan dan menyimpulkan tanpa adanya pendekatan ilmu yang cukup dan benar.
Aku kini sudah menjadi Mahasiswi disalahsatu Universitas Negeri di daerahku. Disini, ku merasa bahagia dan mudah. Hanya jika semua itu mudah kumengerti. Yang menjadi kendala adalah aku meneruskan mimpi ini ke jalan yang sama sekali tidak ku kenali. Aku merasa salah jalan, dan sering membrontak hebat di dalam hati. Namun, ibuku kembali membatuku, seakan-akan beliau adalah tongkatku dan akulah si buta itu. Aku sadar, aku adalah anak perempuan dari ayah dan ibu, aku adalah harta dan tanggungan keduanya. Aku masih menjadi tanggung jawabnya, oleh karena itu aku harus berbakti dan berbuat baik kepada keduanya. Namun, yang ku kuatirkan adalah, jika ku teruskan jalan ini, apakah aku akan tetap utuh seperti awal? Semoga...
(bersambung...)
Rabu, 25 Juli 2018
Awal
Assalamu'alaikum..
Hai kawan-kawan, apa kabar ? semoga baik-baik aja ya.. Disini, ya tepatnya di Blogg ini aku mau bikin suatu media yang mana nanti harapannya bisa buat kalian bisa terhibur. Namun, ga cuma sampai situ aja tapi tujuanku banyak, yaitu mau setiap kalian habis baca itu bisa ngambil nilai-nilai yang mungkin nantinya bisa kalian pakai buat lebih bijak untuk bertindak . *wetsehhhh
"Ambil baiknya, buang buruknya ", Yaaa ?
Kata Guru Bahasa Indonesiaku, tulisanku masih sangat tidak teratur, banyak kata dan tanda baca yang perlu diperbaiki. heheh..
Kata Sahabatku yang Kutu Buku, pemilihan kata dan bahasaku masih banyak terdapat kesalahan..
Kata Teman-Temanku yang Baca Bloggku sebelumnya, isi bacaannya masih tidak jelas, alias GAJE :3
dan Kataku sendiri, aku cuma mau menghibur :'D eheheh..
Yaudah lah ya, kita santay bae disini. Jangan terlalu tegang ntar cepet stress . Lha?? ahahahah..
Oke, entri selanjutnya langsung aja kali ya kita mulai.
TQ :) Wassalam..
Hai kawan-kawan, apa kabar ? semoga baik-baik aja ya.. Disini, ya tepatnya di Blogg ini aku mau bikin suatu media yang mana nanti harapannya bisa buat kalian bisa terhibur. Namun, ga cuma sampai situ aja tapi tujuanku banyak, yaitu mau setiap kalian habis baca itu bisa ngambil nilai-nilai yang mungkin nantinya bisa kalian pakai buat lebih bijak untuk bertindak . *wetsehhhh
"Ambil baiknya, buang buruknya ", Yaaa ?
Kata Guru Bahasa Indonesiaku, tulisanku masih sangat tidak teratur, banyak kata dan tanda baca yang perlu diperbaiki. heheh..
Kata Sahabatku yang Kutu Buku, pemilihan kata dan bahasaku masih banyak terdapat kesalahan..
Kata Teman-Temanku yang Baca Bloggku sebelumnya, isi bacaannya masih tidak jelas, alias GAJE :3
dan Kataku sendiri, aku cuma mau menghibur :'D eheheh..
Yaudah lah ya, kita santay bae disini. Jangan terlalu tegang ntar cepet stress . Lha?? ahahahah..
Oke, entri selanjutnya langsung aja kali ya kita mulai.
TQ :) Wassalam..
Langganan:
Postingan (Atom)