Minggu, 04 November 2018

Aku Yang Baru Atau Mimpiku Yang Terlalu Lama



 Assalamu'alaikum...

Hay para pembaca, whehehe.. lama sekali tidak kembali ke kampung halamanku ini. Rindu sekali rasanya aku ingin berbacot ria disini, dan kembali bermanfaat untuk para pembacaku yang pasti kini sudah melupakan kampung halamanku ini. Ya, bagaimana tidak? aku saja kini sudah menyandang status Mahasiswa, bukan lagi anak SMA yang labil tanpa arah. Hahahah.. Jika ku berikan rangkuman mengenai kisah itu, pasti tidaklah sanggup aku menyampaikannya dengan kalimat sederhana yang mudah dipahami. 

Sejauh aku merantau selama ini, yang kurasakan adalah kedinginan dikamar tuan putri kerajaan. Ya, aku semakin tidak karuan, media yang sebagaimana mestinya sesuai dengan manfaatnya justru aku gunakan untuk bercerita. Semuanya menghargai, dan menikmati. Tidak ada masalah yang kutemui, hanya saja entah kenapa hati menarik diri ini untuk kembali kepada kampung halaman ku yang lusuh tidak ku rawat kini. Namun, aku kembali, aku ingin menaruh kembali kenangan baru yang akan aku dapatkan tersusun rapih disini, jauh dari kata para mata-mata dan tukang gosip itu. Jiwaku kebal, tidak lah mudah membuatku ciut hati. Semakin kesini semakin aku merasa jiwa preman itu kembali. Namun, aku semakin tua, aku semakin dewasa, aku tidak bisa menjadikan diriku seperti yang dahulu. Orang-orang baru ini semuanya baik kepadaku, tidak menutup yang kumaksudkan iyalah juga kepada para pecintaku, yang mungkin masih menunggu kabar keredupanku secepat mungkin. Aku tidak akan pernah ingin membenci kepada siapapun, namun aku tidak pernah muncul lagi di hadapan para pecintaku. Aku tidak pernah menjadi cermin, namun aku selalu menjadi air yang dapat membiaskan kejahatan yang ku terima. 
Ibuku meminta, agar anak perempuan sulungnya ini tidak pernah membalas kejahatan, namun membiaskan/membelokan kejahatan menjadi kebaikan. Karena bahwasannya, Tuhan itu baik, tidaklah pantas kita yang hanya umatNya ini melampaui batas yang diberikanNya. 
Oleh sebab itu, dunia akan tetap berputar. Walaupun banyak kebencian yang melebar di atas muka bumi ini, namun jika dapat diimbangi dengan kebaikan, dan cinta kasih maka akan setidaknya dapat mengurangi energi kebencian. 

Orang baik bukan berarti dia yang suci,orang baik juga bukan berarti mereka yang terlihat pendiam dan tidak banyak berbicara ataupun tidak pernah berbuat dosa. Namun, orang baik adalah orang yang selalu senantiasa memperbaiki dirinya menjadi lebih baik saat dia tahu bahwa yang dilakukannya itu merupakan suatu kesalahan. 
Itupun menurut kami, jika ada asumsi baru mengenai kebaikan maka aku tidak akan menyalahkannya, karena kebenaran dapat terpancar dari berbagai sumber, tidak hanya satu sumber saja. Oleh sebab itu, janganlah menjadi egois dan sombong. Dan, janganlah menjadi orang yang pendek akal, yaitu orang yang mudah memutuskan dan menyimpulkan tanpa adanya pendekatan ilmu yang cukup dan benar. 


Aku kini sudah menjadi Mahasiswi disalahsatu Universitas Negeri di daerahku. Disini, ku merasa bahagia dan mudah. Hanya jika semua itu mudah kumengerti. Yang menjadi kendala adalah aku meneruskan mimpi ini ke jalan yang sama sekali tidak ku kenali. Aku merasa salah jalan, dan sering membrontak hebat di dalam hati. Namun, ibuku kembali membatuku, seakan-akan beliau adalah tongkatku dan akulah si buta itu. Aku sadar, aku adalah anak perempuan dari ayah dan ibu, aku adalah harta dan tanggungan keduanya. Aku masih menjadi tanggung jawabnya, oleh karena itu aku harus berbakti dan berbuat baik kepada keduanya. Namun, yang ku kuatirkan adalah, jika ku teruskan jalan ini, apakah aku akan tetap utuh seperti awal? Semoga... 
(bersambung...)

Rabu, 25 Juli 2018

Awal

Assalamu'alaikum..


Hai kawan-kawan, apa kabar ? semoga baik-baik aja ya.. Disini, ya tepatnya di Blogg ini aku mau bikin suatu media yang mana nanti harapannya bisa buat kalian bisa terhibur. Namun, ga cuma sampai situ aja tapi tujuanku banyak, yaitu mau setiap kalian habis baca itu bisa ngambil nilai-nilai yang mungkin nantinya bisa kalian pakai buat lebih bijak untuk bertindak . *wetsehhhh 
"Ambil baiknya, buang buruknya ", Yaaa ? 

Kata Guru Bahasa Indonesiaku, tulisanku masih sangat tidak teratur, banyak kata dan tanda baca yang perlu diperbaiki. heheh.. 
Kata Sahabatku yang Kutu Buku, pemilihan kata dan bahasaku masih banyak terdapat kesalahan.. 
Kata Teman-Temanku yang Baca Bloggku sebelumnya, isi bacaannya masih tidak jelas, alias GAJE :3
dan Kataku sendiri, aku cuma mau menghibur :'D eheheh.. 


Yaudah lah ya, kita santay bae disini. Jangan terlalu tegang ntar cepet stress . Lha?? ahahahah.. 


Oke, entri selanjutnya langsung aja kali ya kita mulai. 


TQ :) Wassalam..